Whatsapp Share Like
Simpan

Salah satu sarana belajar untuk si Kecil adalah bermain. Namun, Ibu harus mengetahui bahwa setiap fase pertumbuhan yang berbeda, si Kecil pun membutuhkan jenis permainan yang berbeda pula. Mengapa demikian? Hal itu disebabkan oleh tumbuh kembang si Kecil dari segi verbal, motorik, serta emosionalnya akan semakin terasah.

Dengan begitu, saat si Kecil masih berusia 2 tahun dengan kelak ketika ia berusia 5 tahun, pilihan permainan yang sebaiknya ditawarkan akan berbeda. Saat berusia 2 tahun, si Kecil sedang mulai beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, ia juga mulai bisa berpikir lebih kompleks ketimbang ketika masih berusia satu tahun. Nah, permainan seperti apa sih yang cocok ketika usia si Kecil 2 tahun? Berikut ulasannya yang bisa Ibu simak.

  1. Coba ajarkan pada si Kecil permainan petak umpet

    Bermain petak umpet dapat diajarkan pada si Kecil yang mulai memasuki usia 2 tahun. Ibu dapat bermain berdua saja, lho. Permainan ini umumnya sangat digemari si Kecil. Selain meningkatkan kemampuan berpikirnya, bermain petak umpet berdua dapat meningkatkan kedekatan secara psikologis.

    Namun, Ibu harus bersembunyi di tempat yang tidak sulit dicari. Berikan waktu maksimal pada si Kecil untuk mencari. Misalnya, Ibu membiarkan si Kecil mencari selama 2 menit saja. Setelah itu, sebaiknya Ibu menampakkan diri dan membuat si Kecil seolah telah menemukan Ibu. Hal ini dikarenakan si Kecil tidak boleh mencari terlalu lama agar tidak depresi. Akan tetapi si Kecil juga tidak boleh langsung menemukan Ibu tanpa mencari lebih dulu. Jika hal itu dilakukan, perasaan sukses dalam mencari tidak akan tumbuh dalam jiwa si Kecil.

  2. Mewarnai dan menggambar akan sangat menyenangkan

    Mewarnai dan menggambar merupakan permainan edukatif yang disukai anak. Permainan ini lebih ceria karena banyak warna yang dilibatkan. Si Kecil tentunya akan semakin pintar dan kreatif jika sudah terlatih menggambar dan mewarnai sejak dini. Ibu bisa menyiapkan kertas kosong untuk menggambar bebas. Untuk mewarnai, Ibu dapat membeli aneka buku mewarnai khusus untuk usia 2 tahun.

    Artikel Sejenis

  3. Ajak si Kecil untuk aktif menari dan bernyanyi

    Permainan lain yang tentunya mudah namun efektif adalah menari dan bernyanyi. Permainan ini akan menstimulasi pikirannya untuk mengingat lagu, sekaligus membuatnya aktif bergerak dengan menari. Ibu dapat mengajak si Kecil melakukan permainan ini setiap hari terutama jika ia mulai jenuh bermain petak umpet.

    Ajarkan lagu yang mudah terlebih dahulu. Untuk permainan menari, sebaiknya Ibu tidak perlu mengatur gerakannya. Biarkan si Kecil berkreasi sesuka hatinya. Untuk permainan ini, Ibu harus mengawasi si Kecil, ya. Jika ia terlalu semangat menari, bisa saja si Kecil jatuh dan memar. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu selalu mendampingi setiap si Kecil sedang bermain.

  4. Permainan menyusun puzzle mengasah kepintarannya

    Selain mewarnai dan menggambar, mengajari permainan puzzle juga dapat membuat si Kecil semakin pintar. Bermain puzzle dapat mengasah kecerdasannya. Namun, jangan sampai Ibu salah memberikan puzzle, lho. Puzzle khusus untuk anak 2 tahun tentu tidak serumit puzzle untuk anak usia 5 tahun. Jika si Kecil dirasa masih kesulitan, Ibu bisa memberikan puzzle untuk usia 1 tahun saja.

  5. Menggunakan boneka agar anak sedikit lebih tenang

    Memberikan boneka pada si Kecil dapat membuatnya bermain dengan lebih tenang. Ia akan duduk dan tidak terlalu banyak bergerak. Hal ini bagus untuk mengontrol emosinya sehingga si Kecil tidak aktif setiap waktu. Usia 2 tahun biasanya sedang sangat aktif, sehingga permainan menggunakan boneka merupakan pilihan yang tepat.

    Tentunya, 5 pilihan permainan tersebut dapat dicoba satu persatu bersama si Kecil. Ibu pun harus senantiasa waspada mengawasi si Kecil ketika bermain. Jangan sampai Ibu lalai dan justru membuat si Kecil terluka karena terlalu bersemangat dalam bermain. Berikan juga batasan waktu untuk bermain agar si Kecil belajar sedini mungkin mengenai konsep tanggung jawab dan hak.

Selain 5 pilihan di atas, Ibu juga dapat mengembangkan permainan untuk si Kecil, lho. Cukup sesuaikan saja dengan perkembangannya karena terkadang ada yang mengalami perkembangan lebih lambat. Jika si Kecil belum tertarik untuk menyusun puzzle misalnya, Ibu bisa menggantinya dengan hal lain yang lebih sederhana. Tidak perlu memaksakan si Kecil untuk bermain permainan yang sekiranya membuat dia tertekan dan kebingungan. Jadi, selamat bermain dengan si Kecil dan menikmati setiap waktu bersama, ya, Bu!