Whatsapp Share Like
Simpan

Saya ingin berbagi cerita nih, Bu. Beberapa waktu lalu saya sempat membaca artikel kesehatan anak yang menyatakan bahwa stunting  dapat terjadi sejak si Kecil berada di dalam kandungan bila ibu mengalami kurang gizi kronis. Lalu saya pun mulai bertanya-tanya, “Apakah ini berarti setelah lahir si Kecil terhindar dari risiko stunting?” Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, si Kecil tetap berisiko stunting apabila kebutuhan nutrisinya setelah lahir tidak tercukupi. Tentu Ibu tidak mau hal ini mengganggu proses tumbuh kembang si Kecil, bukan? Oleh sebab itu, yuk, mulai beri ia makanan dan minuman yang mampu mencegah anak stunting berikut ini:

1. Susu

Tahukah, Ibu? Susu memiliki kandungan, Protein,  Kalsium  dan Vitamin D yang dapat mengurangi risiko stunting pada si Kecil. Tak heran jika susu menjadi salah satu asupan penting yang sering dianjurkan untuk mengoptimalkan proses pertumbuhan si Kecil sehingga ia dapat tumbuh sesuai usianya. Namun, pastikan si Kecil mengonsumsi susu sesuai kebutuhannya, yaitu 2-3 gelas setiap harinya.

2. Telur

Apakah si Kecil suka makan telur? Wah, ini bagus Bu, mengingat telur punyasegudang manfaat bagi kesehatan si Kecil. Salah satunya adalah mencegah risiko stunting. Pakar nutrisi anak dari Washington University, Lora Iannotti, menganjurkan untuk memberi si Kecil satu butir telur setiap harinya. Ini dikarenakan satu butir telur memiliki kandungan Protein setara dengan satu  potong daging sapi.

3. Kacang-Kancangan

Apa camilan favorit si Kecil, Bu? Sebagai inspirasi, Ibu juga bisa memberinya kacang-kacangan sebagai camilan. Kacang-kacangan tinggi kandungan Magnesium dan Kalsium yang berguna untuk mendukung pertumbuhan tulang si Kecil agar dapat tumbuh sesuai usianya. Nah, sebagai rekomendasi, saya sering memberikan si Kecil bubur kacang hijau. Selain rasanya yang lezat, bubur kacang hijau juga memiliki tekstur halus sehingga mudah dikonsumsi si Kecil.

Bagaimana, Bu? Tidak sulit ‘kan menyiapkan asupan sehat yang dapat mencegah anak stunting? Nah, selain mengoptimalkan asupan nutrisi si Kecil, penting juga bagi Ibu untuk memerhatikan pola asuh dan kebersihan lingkungan rumah. Sebagai contoh, pastikan si Kecil mendapat imunisasi sesuai usianya. Selain itu, biasakan juga ia cuci tangan menggunakan sabun agar terhindar dari risiko infeksi yang dapat mengganggu proses tumbuh kembangnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk membuat si Kecil tumbuh sesuai usianya ya, Bu!