Share Like
Simpan

Kecerdasan spasial merupakan kemampuan si Kecil untuk memvisualisasikan bentuk, dimensi, letak dan perbandingan ukuran (proporsi) suatu obyek dalam pikirannya. Kecerdasan spasial dapat digunakan dalam bidang seni maupun ilmiah. Jika si Kecil cerdas spasial dan berorientasi pada seni, maka si Kecil cenderung untuk menjadi seorang pelukis atau pemahat atau arsitek dibandingkan dengan musisi atau penulis. Ilmuwan dalam bidang ilmu urai tubuh (anatomi) atau ilmu tata ruang (topologi) juga sangat kuat kecerdasan spasialnya.

Apakah si kecil bisa mengingat detil visual dari suatu benda? Tidak menemui kesulitan ketika belajar membaca? Sering berkhayal? Senang seni visual? Menunjukkan kemampuan dalam menggunakan bahan seni dan menghasilkan gambar, patung atau benda dimensi tiga lainnya? Senang mencorat-coret atau menggambar di setiap permukaan yang dijumpainya? Nah berarti si Kecil memiliki kecerdasan visual spasial yang lebih kuat.

Si Kecil yang cerdas spasial sangat kaya akan khayalan, sehingga lebih kreatif. Lebih mudah membayangkan bentuk-bentuk geometri dan tiga dimensi. Si Kecil akan senang menggambar, bermain balok, bermain puzzle, dan senang berkhayal. Senang belajar melalui penglihatannya, yaitu dari mengamati poster, gambar, film, dll.


Ibu ingin memperkuat kecerdasan visual spasial si Kecil? Ayo lakukan hal-hal berikut :

Memupuk seni
Sediakan alat-alat seni di rumah, sehingga si Kecil dapat kapanpun menggambar, melukis atau membuat patung-patung kecil dari lilin yang bisa dibentuk dan aman untuk anak.

Menyusun
Sediakan balok kayu atau plastik, ajak si Kecil untuk menyusun balok-balok tersebut menjadi suatu bangunan, entah itu rumah atau menara yang sangat tinggi. Atau biarkan si Kecil menyusun balok-balok itu sesuai dengan imajinasinya.

Mendekor kamar
Si Kecil yang berusia 4-6 tahun sudah bisa mulai Ibu ajak untuk mengatur kamarnya sendiri. Tanyakan pada si Kecil dekorasi seperti apa yang dia sukai. Biarkan si Kecil mengatur sendiri perabotan di kamarnya, mewujudkan imajinasinya dalam bentuk kamar yang nyaman menurut versi si Kecil.

Jepret sana sini
Ketika berjalan-jalan, bekali si Kecil dengan kamera saku atau handphone berkamera. Ajari si Kecil untuk ’menangkap’ hal-hal yang ditemui yang menarik perhatiannya dalam kamera tersebut. Ketika kembali ke rumah nanti, ajak si Kecil untuk menikmati hasil jepretannya tadi di komputer. Atau Ibu bisa mencetak hasil jepretan si Kecil, lalu menyusunnya dalam album foto dan kemudian menikmatinya bersama si Kecil.