Share Like
Simpan

Seiring dengan pertambahan usia si Kecil, kemahirannya berlari, meloncat dan gerak aktifnya yang luar biasa tak jarang membuat Ibu khawatir. Walau si Kecil melompat dan bergerak aktif dalam rumah, tidak berarti lingkungan rumah 100% aman baginya.

Saat melihatnya bergerak kesana kemari, kadangkala merupakan sebuah hIburan tersendiri bagi yang melihatnya. Tak jarang menimbulkan komentar,”Melihatnya aktif kesana kemari jauh lebih baik karena hal itu menandakan dia sehat, dibandingkan melihatnya diam saja seharian.”

Namun walau Ibu senang melihat dia yang aktif bergerak, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan terutama yang berkaitan dengan keselamatannya. Apa saja yang perlu Ibu perhatikan?

  1. Tidak meninggalkan si Kecil sendirian dan tanpa pengawasan di area air, seperti di sekitar kolam, bak mandi, atau bak penampungan air, dan sumur walau dalam hitungan detik. Dengan aktivitasnya yang luar biasa, si Kecil dapat saja tercebur ke dalam air dan berisiko tenggelam
  2. Jauhkan cairan kimiawi rumah tangga, insektisida, cairan pembersih kaca, pemutih, sabun cair, kapur barus warna warni, dan sejenisnya. Simpanlah barang-barang tersebut di tempat yang tidak dapat dijangkau dan kuncilah di dalam lemari untuk menghindari risiko tertelan oleh si Kecil. Demikian halnya dengan deposit atau kotak penyimpanan obat, hendaknya Ibu meletakkan semua obat-obatan dalam lemari terkunci.
  3. Jauhkan sumber api, seperti kompor, pemanggang roti , pemantik api, korek api dan lilin serta kembang api, petasan, dan bahan yang mudah terbakar dari jangkauan anak-anak untuk menghindari risiko terbakar.
  4. Usahakan selalu tempat tidur si Kecil bebas dari barang-barang, boneka, dan selalu dilapisi sprei yang sesuai ukuran kasur agar tidak terlipat dan terhindar dari risiko tertutupnya saluran napas saat tidur. Beberapa orangtua akan menurunkan kasur dari ranjang agar ketinggiannya tidak terlalu tinggi dan mencegah si Kecil tidak terjatuh dari ranjang.
  5. Berikan pengaman pada setiap saklar atau input listrik untuk menghindari si Kecil tersengat listrik saat ia tidak dalam pengawasan. Jauhkan peralatan listrik, seperti pengering rambut, kabel televisi dan radio dari jangkauan si Kecil.
  6. Berikan pengaman pada tepi meja yang tajam dengan pengaman yang telah banyak dijual di toko agar saat si Kecil belajar jalan, kepalanya tidak terbentur tepi meja yang tajam
  7. Pastikan jendela rumah selalu terkunci saat si Kecil berada di sekitarnya, terutama jendela yang dapat dijangkau dan tidak memiliki teralis. Jendela yang berada di lantai atas tanpa dikunci sangat berbahaya bagi si Kecil karena si Kecil dapat saja terjatuh. Biasanya jendela ini banyak ditemui di apartemen.
  8. Jauhkan barang-barang dan pernak pernik kecil, seperti peniti, paku payung, klip, stappler dan sebagainya dari jangkauan anak-anak. Simpanlah dalam laci atau lemari tertutup yang tidak dapat dibuka.
  9. Jagalah akses naik dan turun tangga. Dampingilah si Kecil saat ia ingin melatih gerakannya untuk naik dan turun tangga agar terhindar dari kecelakaan.
  10. Sediakanlah kotak pertolongan pertama agar bila sewaktu-waktu si Kecil cedera, Ibu dapat memberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke dokter.

Sepuluh tips di atas dapat membantu dan mengingatkan Ibu tentang hal-hal yang perlu diwaspadai dalam lingkungan rumah. Berhati-hari memang baik, namun tidak perlu sampai membatasi aktivitas dan gerakan si Kecil. Selama masih dalam pengawasan dan batas aman, Ibu tidak perlu cemas. Bila Ibu suatu waktu perlu meninggalkan si Kecil sesaat, mintalah bantuan orang lain untuk mengawasi si Kecil. Jangan pernah meninggalkan si Kecil tanpa pengawasan, walau hanya sebentar.