Share Like
Simpan

Ibu dan Ayah adalah guru pertama dan (bisa menjadi) guru favorit bagi si Kecil. Ibu dan Ayah lah yang juga pertama kali mengajari si Kecil hal-hal baru yang akan menjadi bekal untuk kehidupan si Kecil di masa nanti.

Langkah pertama si Kecil merupakan awal dari tahap baru perkembangannya. Si Kecil semakin aktif menjelajahi lingkungannya, berjalan, berlari, naik turun tangga, duduk di kursi, menggunakan sendok garpu dan mencoba ganti baju sendiri.

Si Kecil juga mulai memperkaya perbendaharaan bahasanya. Ajari nama-nama benda yang menarik perhatiannya dan pancing si Kecil untuk banyak bertanya. Ajak si Kecil berbicara dan mendiskusikan berbagai peristiwa yang dialaminya hari itu. Setelah berusia 1 tahun, si Kecil biasanya akan lebih tanggap terhadap humor. Untuk mengasah perkembangan emosinya, ceritakan hal-hal lucu dan perhatikan bagaimana reaksinya.

Menginjak 2 tahun, kemampuan sosial si Kecil belum sepenuhnya berkembang. Inilah saat yang tepat bagi ibu untuk mulai memperkenalkan konsep bersosialisasi. Ajari si Kecil untuk berbagi dan bergantian bermain dengan sepupu atau tetangga sebaya. Beri contoh bagaimana membantu teman menemukan bolanya yang menggelinding ke luar ruangan.

Buku adalah gudang ilmu. Membacakan buku sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan dan ketrampilan si Kecil. Tanamkan kecintaan pada buku dan membaca sejak dini. Jadikan membaca buku bersama sebagai bagian dari rutinitasnya sehari-hari, misalnya setiap sebelum tidur. Melalui kegiatan membaca bersama, ibu membantu memperkaya perbendaharaan kata, melatih memori, memancing keinginan untuk bisa menulis sebuah cerita, dan membangun imajinasi dan kreativitas si Kecil.