Share Like
Simpan

Bu, saya punya sedikit cerita, nih. Jadi, beberapa waktu lalu, saya sempat berbincang dengan salah satu sahabat saya yang juga seorang ahli gizi. Saat itu, kami sedang membicarakan seperti apa pola makan anak yang baik dan dapat memberikan gizi seimbang pada balita. Nah, dari perbincangan tersebut, ia mengatakan bahwa untuk menjaga kesehatan si Kecil, pastikan si Kecil tidak melewatkan makan siangnya.

Yuk, kita cari tahu lebih lengkap tentang alasan mengapa makan siang penting untuk si Kecil.

1. Sebagai Sumber Isi Ulang Energi

Makan siang dapat menjadi sumber isi ulang energi dan meningkatkan gula darah, saat fokus dan konsentrasi si Kecil melemah. Saat badannya mulai terasa lesu, makan siang dapat membantu si Kecil kembali merasa segar.
Terlebih lagi, saat si Kecil sudah memasuki usia sekolah, makan siang menjadi asupan energi paling penting untuk menjalani aktivitas seharian di sekolah. Maka dari itu, penting sekali untuk memastikan menu makan siang si Kecil mengandung gizi yang tepat, karena hal itu berpengaruh pada kesehatan dan konsentrasinya saat mengikuti kegiatan sekolah.

2. Menjaga Kesehatan Metabolisme si Kecil

Salah satu cara menjaga kesehatan si Kecil adalah dengan menjaga agar proses metabolismenya selalu aktif. Ketika proses metabolismenya aktif, tubuh dapat menyerap nutrisi dengan lebih maksimal dan zat sisa lebih cepat keluar dari tubuh. Oleh karena itu pastikan si Kecil tak melewatkan makan siang dengan porsi cukup, serta memakan camilan sebelum dan sesudahnya. Pasalnya, jeda waktu antar makan besar itu dapat membuat metabolisme tubuh menjadi pasif jika tidak diisi dengan camilan sehat.

Setelah mendengar pentingnya makan siang untuk si Kecil, saya juga bertanya, apa yang terjadi jika ia sering melewatkannya? Ternyata, menurut teman saya ini, melewatkan makan siang dapat menimbulkan risiko obesitas pada si Kecil. Alasannya, rasa sangat lapar yang dirasakan karena tidak makan siang, akan membuat nafsu makannya menjadi sangat besar, sehingga si Kecil bisa makan secara berlebihan pada waktu yang tidak tepat. Lebih dari itu, karena saking laparnya, ia bisa jadi malah menyantap makanan-makanan yang hanya memberikan rasa kenyang, namun tidak memiliki kandungan gizinya yang maksimal.

Agar hal tersebut tidak terjadi, siapkanlah menu makan siang dan camilan agar nutrisi untuk si Kecil tetap terpenuhi dengan baik. Untuk menu makan siang si Kecil, disarankan untuk memasukkan lima jenis makanan dalam sekali makan, yaitu karbohidrat dari nasi atau biji-bijian seperti gandum, sayuran, buah-buahan, protein dari daging-dagingan, dan produk mengandung susu seperti keju.

Selamat berkreasi dengan menu makan siang si Kecil ya, Bu!