Share Like
Simpan

Si Kecil sehat, Bu? Kesehatan balita merupakan hal terpenting yang tak boleh luput dari perhatian orang tua, termasuk juga kesehatan giginya. Sebab, gigi merupakan bagian yang sangat berpengaruh dalam proses mengunyah makanan. Dengan gigi yang kuat, makanan akan dapat dikunyah dengan baik sehingga nutrisinya dapat terserap dengan sempurna.

Balita umumnya menyukai makanan dan camilan yang manis, seperti cokelat, kue, dan permen. Makanan-makanan seperti ini sebenarnya bisa mendatangkan masalah bagi kesehatan balita, seperti gigi berlubang. Nah, untuk memiliki gigi yang sehat, tentunya membutuhkan perawatan kesehatan balita yang baik. Seperti apakah cara untuk melindungi gigi balita agar tetap sehat? Berikut informasinya:

  1. Hindari Makanan Manis

    Makanan manis memang banyak disukai balita, termasuk si Kecil. Untuk menjaga kesehatan balita secara menyeluruh termasuk juga giginya, Ibu perlu menghindarkan ia dari makanan-makanan yang mengandung terlalu banyak gula. Biasanya, sisa makanan akan menempel pada sela-sela gigi dapat memicu berbagai masalah pada gigi, misalnya plak dan gigi berlubang.

  2. Hindari Minuman Manis Sebelum Tidur

    Selain dari makanan yang manis, kesehatan gigi balita juga dapat terganggu akibat pemberian minuman yang mengandung gula saat akan tidur. Biasanya, orang tua memberikan botol yang berisi susu atau teh manis agar si Kecil cepat terlelap. Niat baik ini sebenarnya malah bisa mendatangkan gangguan untuk kesehatan balita karena susu ataupun teh manis dapat meninggalkan sisa gula yang bisa merusak gigi. Solusinya, biasakan untuk memberikan segelas air putih bagi si Kecil yang sudah terlanjur terbiasa mengonsumsi minuman manis sebelum tidur.

  3. Rajin Membersihkan Gigi

    Ajari dan biasakan si Kecil untuk membersihkan gigi setelah makan dan sebelum tidur. Sekarang ini sudah banyak pasta gigi khusus anak-anak yang memiliki warna dan rasa unik sehingga mereka pasti menyukainya. Bentuk sikat gigi pun semakin lucu-lucu sehingga dapat membuat si Kecil lebih tertarik untuk menyikat gigi. Perlu diingat, pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride karena dapat membantu menguatkan gigi dan menghindarkan risiko gigi berlubang.

  4. Rutin Periksa ke Dokter Gigi

    Meskipun Ibu sudah memberikan perawatan yang terbaik untuk gigi si Kecil, namun tidak ada salahnya jika tetap membawanya ke dokter gigi untuk melakukan perawatan. Setidaknya, Ibu dapat membawanya ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Hal ini penting sekali dilakukan untuk melihat kesehatan balita terutama terkait pertumbuhan giginya.

Itulah beberapa cara untuk merawat kesehatan gigi si Kecil. Menjaga kesehatan balitac memang sudah menjadi tanggung jawab orang tua, untuk itu tanamkanlah sejak dini kebiasaan baik yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Ayo Bu, lindungi kesehatan gigi dan tubuh si Kecil sekarang juga!