Share Like
Simpan

Lemak merupakan zat gizi yang penting untuk kesehatan dan perkembangan si Kecil. Ayo kita kenali yang mana lemak baik, yang mana lemak jahat.

Meskipun diperlukan hanya dalam jumlah sedikit, lemak memegang peran penting dalam tumbuh kembang si Kecil. Asupan lemak yang kurang bisa menyebabkan si Kecil mengalami kekurangan energi. Selain sumber energi, lemak juga merupakan sumber asam lemak, membantu penyerapan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan menjadikan makanan terasa lezat. Mengingat pentingnya lemak untuk tumbuh kembang si Kecil, maka tidak dianjurkan untuk memberikan susu ataupun makanan rendah lemak bagi si Kecil.

Lemak baik membantu tubuh si Kecil untuk membentuk kolesterol baik dan sirkulasinya dalam tubuh. Lemak baik atau disebut juga lemak tak jenuh, membantu menjaga ‘kebersihan’ pembuluh darah, sehingga mengurangi lemak jahat yang menjadi penyebab penyakit jantung. Lemak tak jenuh terdapat dalam bentuk tunggal dan ganda. Omega-3 dan omega-6 merupakan lemak tak jenuh ganda yang termasuk asam lemak esensial.

Asam lemak esensial tidak dapat dibentuk sendiri oleh tubuh dan hanya dapat diperoleh dari makanan. Sumber asam lemak omega-3 diantaranya ikan tuna, salmon, makarel, kacang-kacangan, kacang kedelai, dan sayuran berdaun hijau. Omega-3 penting untuk perkembangan otak dan mata bayi selama dalam kandungan dan selama beberapa bulan pertama setelah lahir. Asam lemak omega-3 juga membantu memperkuat kekebalan tubuh.

Lemak jahat terdapat dalam bentuk lemak jenuh dan lemak trans. Kedua lemak ini memiliki sifat yang berlawanan dengan lemak baik, yaitu meningkatkan jumlah kolesterol jahat dan menurunkan jumlah kolesterol baik, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga kencing manis (diabetes tipe 2). Lemak trans merupakan lemak terhidrogenasi sebagian yang dapat dijumpai dalam berbagai jenis makanan, diantaranya makanan-makanan yang digoreng (kentang goreng, donat), makanan-makanan yang dipanggang (pai, biskuit, pizza, kukis), dan margarin. Ibu bisa mengetahui jumlah lemak fat yang terkandung dalam makanan dari label yang terdapat dalam kemasan suatu jenis makanan.

Nah setelah mengetahui jenis, sumber dan manfaat dari lemak, Ibu tentunya sekarang harus lebih teliti dan waspada dalam menyediakan makanan ataupun cemilan untuk si Kecil. Utamakan asupan lemak baik, dan batasi/hindari asupan lemak jahat. Jika diperlukan, Ibu dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.