Share Like
Simpan

Apa kabar, Bu? Banyak perubahan yang terjadi ya, setelah kehadiran si Kecil. Sejumlah perubahan, seperti mood yang tidak menentu dan sulit tidur terkadang membuat Ibu merasa lelah atau bahkan stres, terutama jika ini merupakan pengalaman melahirkan pertama. Padahal, kestabilan emosi Ibu juga berpengaruh pada kondisi psikologis si Kecil.

Nah, agar si Kecil tumbuh menjadi bayi sehat, Ibu harus menghindari stres dan mencoba lebih rileks. Seperti pengalaman saya dulu, hal-hal sederhana ini dapat membantu Ibu jadi lebih rileks, lho!

1. Mengatur Napas

Cobalah untuk mengambil posisi santai, Bu. Misalnya, bersandar di sofa atau terlentang di alas yang cukup empuk. Lalu, ambil napas dalam-dalam lewat hidung, dan keluarkan lewat mulut secara perlahan. Ulangi beberapa kali selama 5 sampai 10 menit. Aktivitas ini dapat membantu menyuplai oksigen ke seluruh tubuh secara optimal, sehingga membantu Ibu meredakan emosi. Dengan melakukan hal ini, Ibu dapat berpikir lebih jernih dan lebih sabar dalam merawat si Kecil.

2. Mendengarkan Musik

Musik dapat memberikan perasaan tenang bagi segala usia, Bu. Maka dari itu, pasca melahirkan, saya lebih rajin mendengarkan musik supaya lebih rileks. Biasanya, dulu saya membuat daftar lagu-lagu favorit yang dapat dinikmati ketika si Kecil tidur. Tahukah, Ibu? Bersenandung dan mendengarkan musik yang tenang dapat membantu mengurangi stres.

3. Memanjakan Diri

Meski sibuk merawat si Kecil, Ibu tetap perlu memiliki waktu untuk memanjakan diri sendiri, lho. Misalnya, jika Ibu suka membaca, cobalah membaca buku favorit. Dulu, biasanya saya meminta Ayah untuk membelikan buku bacaan baru favorit saya. Jika Ibu suka berdandan, cobalah melakukan eksperimen make up meski berada di rumah seharian. Aktivitas seperti ini dapat membuat perasaan lebih gembira karena mengerjakan hal yang disukai.

4. Menghirup Aromaterapi

Sejak masa kehamilan sampai setelah melahirkan, aromaterapi dapat menjadi pilihan untuk membuat pikiran lebih rileks, Bu. Apalagi, tidak perlu waktu lama atau persiapan yang rumit untuk mendapatkan manfaat aromaterapi. Pilihlah aroma favorit yang menenangkan, seperti lavender, melati, dan sebagainya. Ibu dapat meneteskan minyak aromaterapi ke tangan secara langsung atau mencampurkannya dengan air, dan menyemprotkannya di ruangan.

5. Dipijat

Bu, dipijat dapat membantu mengembalikan kebugaran pasca melahirkan. Ya, ketegangan otot-otot akibat proses melahirkan tentu dapat berkurang dengan metode pijat yang benar. Pada bagian tubuh seperti tangan, kaki, dan kepala, pemijatan bisa dilakukan tidak lama setelah melahirkan, dengan tekanan yang tentunya disesuaikan dengan kenyamanan Ibu. Sedangkan, pijatan pada bagian perut baru boleh dilakukan saat rahim sudah dalam kondisi normal, yaitu sekitar 40 hari pasca melahirkan. Sebaiknya Ibu juga memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah sudah boleh dipijat atau belum.

Nah, itu dia beberapa hal yang biasa saya lakukan ketika mulai lelah maupun tertekan saat merawat si Kecil, terutama di masa-masa awal pasca melahirkan. Tak sulit bukan Bu, untuk melakukan beberapa kegiatan tersebut? Oleh karena itu, mari rayakan Momen Wow Mama dengan penuh sukacita!