Whatsapp Share Like
Simpan

Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk menghadiri acara ulang tahun keponakan yang ke-6. Melihat anak-anak kecil berkumpul dan memeriahkan suasana membuat saya jadi ingat waktu si Bungsu ulang tahun ke-6 beberapa bulan yang lalu. Saya dan suami juga membuat pesta dan mengundang teman-teman sekolahnya ke rumah. 

Agar suasana semakin ramai dan si Bungsu bisa bermain bersama teman-temannya, saya menyiapkan sebuah permainan setelah acara tiup lilin dan makan. Nama permainannya adalah Kartu Ekspresi.

Apa itu? Begini, saya menyiapkan 10 potongan kartu ekspresi bertuliskan senang, sedih, mengantuk, marah, capek, takut, malas, gembira, bosan dan lemas, lalu, saya ajak ia dan teman-temannya bermain dengan cara seperti ini:

 

  1. Pertama-tama, jelaskan terlebih dahulu aturannya, yaitu pemain hanya boleh membuat ekspresi atau bahasa tubuh yang sesuai dengan isi kartu tanpa memberikan deskripsi verbal. Kemudian, minta salah satu anak yang bersedia menjadi pemain pertama untuk maju dan berdiri di depan.
  2. Minta salah satu temannya untuk memegang seluruh kartu, lalu biarkan pemain lainnya untuk memilih salah satu dari kartu-kartu tersebut. Ketika memilih, jelaskan kepadanya untuk merahasiakan isi kartu tersebut dari teman-temannya, ya.
  3. Setelah mendapatkan kartu, berikan ia sedikit waktu untuk memikirkan ekspresi yang akan ditunjukkan. Jika ia sudah siap, minta ia berakting di depan, sementara teman-teman lainnya menebak.
  4. Supaya tidak berebutan, minta peserta untuk tunjuk jari sebelum menjawab, ya. 
  5. Jika ada yang berhasil menjawab, tepuk tangan yg meriah, lalu beri pujian untuk si Kecil/temannya sebagai bentuk apresiasi dari Ibu akan pencapaian yang telah berhasil mereka raih. Setelah itu, minta pemain pertama untuk duduk dan bergantian dengan pemain selanjutnya.

 

Sewaktu bermain, suasana rumah jadi betul-betul ramai karena anak-anak ini semangatnya bukan main! Tapi saya juga senang, karena si Bungsu terlihat begitu menikmati pesta yang kami buat. 

Maksudnya, sih hanya ingin menghibur si Kecil dan teman-temannya yang datang. Tapi setelah saya membaca beberapa artikel mengenai manfaat bermain bagi anak, saya baru tahu. Ternyata, melalui aktivitas bermain peran seperti ini, pemahaman akan suasana hati dan emosi pada si Kecil jadi semakin dalam. Apalagi, karena permainan ini dimainkan dalam sebuah kelompok, ia jadi belajar menunggu dan saling bergantian hingga gilirannya tiba. Itu artinya, Ibu sudah mulai membangun rasa kesabaran pada si Kecil dan hal ini nantinya akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan bersosialnya. 

Jadi, kalau dicermati lebih dalam, permainan ini memiliki manfaat yang bagus, baik untuk tubuh si Kecil maupun kemampuan bersosial dan juga emosionalnya. Mengapa? Karena, di usia 5 sampai 6 tahun, ia sedang aktif-aktifnya bergerak, bermain, dan akan terpacu semakin kreatif saat bermain dengan teman-temannya. 

Nah, kalau melihat manfaatnya dari segi sosial dan juga emosional, Ibu bisa menyaksikannya secara langsung saat ia bermain. Si Kecil akan terlihat begitu menikmati kehadiran teman-temannya dan sudah bisa diajak bekerja sama. Baiknya lagi, ia kini sudah memahami cara mengikuti peraturan saat bermain. Nggak nyangka kan, Bu? Ternyata aktivitas tepat akan bantu si Kecil tumbuh makin cerdas.

Supaya si Kecil bisa selalu aktif saat bermain, sangatlah penting bagi Ibu untuk menjaga kesehatan dan juga daya tahan tubuhnya. Salah satunya adalah dengan memastikan bahwa menu makanan yang ia konsumsi setiap hari selalu dilengkapi dengan sayur-sayuran. Seperti, sayuran berdaun hijau, paprika terutama yang berwarna kuning, tomat, dan juga wortel. 

Selain diperkaya dengan berbagai macam vitamin, sayur-sayuran juga mengandung serat tinggi, karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan pada tubuh, serta baik untuk mencegah seseorang dari risiko terkena gangguan pada jantung. Agar menu makanannya jadi lebih menarik, Ibu bisa membuat beragam variasi menu yang mengandung sayur-sayuran sebagai bekal sekolahnya, lho. 

Menginjak usia 4-6 tahun, sisi kreativitas dan kemampuan berkarya si Kecil sudah semakin meningkat. Itu sebabnya, ia membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Nah, jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan si Kecil di masa tumbuh kembangnya ini dengan memberikan susu pertumbuhan Frisian Flag Karya setiap sarapan, makan siang, dan juga sebelum tidur. Kombinasi Tinggi Vitammin D,  Selenium, Seng, Kalsium, Fosfor, Vitamin A, C & E serta Inulin diformulasikan untuk setiap tahap penting pertumbuhan si Kecil. Bila tubuh sehat, ia pun bisa terus aktif bermain dan juga menambah teman! Selamat bermain!