Share Like
Simpan

Bangga ya, Bu, melihat perkembangan balita Ibu yang begitu pesat? Setelah makin mahir merangkak dan berdiri perlahan sembari berpegangan, sesaat lagi ia pun mulai belajar berjalan. Mungkin saat ini Ibu pun mulai berencana membelikan sepatu untuknya, ya?

Hati-hati saat memilihnya ya, Bu, karena meski kelihatan sederhana, sebenarnya memilih sepatu yang tepat untuk si Kecil tak sesepele itu lho. Menurut diskusi saya bersama para Ibu di forum konsultasi anak online, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan sebelum membeli sepatu untuk si Kecil. Hindari melakukan kesalahan berikut ini ya, Bu.

1. Membelikan Sepatu Sebelum Anak Siap Berjalan Sendiri
Tak sedikit orang tua yang memakaikan sepatu untuk si Kecil meski ia belum siap berjalan. Sekilas, hal ini memang tak salah, Bu. Namun, menurut pengalaman beberapa Ibu yang ikut berdiskusi di forum, sebaiknya hal ini dihindari. Sebab, sepatu masih asing untuk si Kecil sehingga ia bisa jadi merasa risih saat kaki mungilnya dipakaikan sepatu.

Di samping itu, saat mulai belajar berjalan, si Kecil juga masih berlatih menjaga keseimbangan tubuhnya. Meski menurut Ibu, sepasang sepatu mungil itu ringan, belum tentu demikian bagi si Kecil, Bu. Hal ini mungkin membuat ia makin sulit menjaga keseimbangan tubuh, sehingga lebih rawan terjatuh. Oleh karena itu, supaya penggunaan sepatu tak membahayakan si Kecil atau bahkan berdampak buruk bagi tumbuh kembang balita, pastikan si Kecil sudah bisa berjalan sebelum memberikan sepatu kepadanya.

2. Memilih Sepatu yang Kaku dan Berat
Berbeda dengan kaki orang dewasa yang sudah lebih kuat, di masa tumbuh kembangnya saat ini kaki si Kecil masih lemah, sehingga sepatu dari bahan yang kaku dan berat (seperti bahan kulit) bisa menyulitkan ia berjalan. Belum lagi, sepatu dari bahan kaku cenderung cepat membuat kaki terasa panas sehingga menambah ketidaknyamanan untuk si Kecil.

Jadi, ketimbang memilih sepatu berbahan berat dan kaku, Ibu disarankan membeli sepatu dengan bahan yang ringan dan lebih luwes seperti kain. Dengan begitu, si Kecil pun lebih mudah menggerakkan kakinya. Kelebihan lainnya, sepatu berbahan kain juga bisa menyerap keringat di kaki si Kecil sehingga kakinya tetap kering dan nyaman.

3. Membeli Sepatu yang Terlalu Besar
Benar sih, Bu, bahwa perkembangan balita yang pesat membuat kaki si Kecil membesar lebih cepat. Namun, bukan berarti Ibu boleh membelikan si Kecil sepatu dengan ukuran yang terlalu besar. Bila ukurannya terlalu besar, sepatu berisiko membuat si Kecil jatuh tersandung, Bu.

Berdasarkan saran dari para Ibu di forum, batas toleransi maksimal untuk sepatu si Kecil adalah seukuran ibu jari anak atau kira-kira satu cm lebih besar. Yang paling penting, pastikan bagian tumit sepatu tidak mudah lepas saat si Kecil berjalan. Hal ini untuk menjaga agar sepatu tidak lepas dan membahayakan si Kecil ketika berjalan atau berlari,.
Nah, itulah beberapa kesalahan yang perlu dihindarioleh orang tua saat memilih sepatu untuk si Kecil. Dengan pilihan sepatu yang tepat, si Kecil pun bisa lebih bebas bergerak dan terhindar dari risiko cedera sehingga perkembangan balita semakin optimal.