Whatsapp Share Like Simpan

Rasa bosan adalah salah satu godaan besar yang bisa mengganggu kekhusyukan puasa. Terlebih pada anak-anak. Ngabuburit alias waktu menunggu berbuka adalah jam-jam dimana rasa bosan akan paling terasa. Jadi, bagaimana cara mengakalinya ya, Bu? Berikut ini ada beberapa contoh kegiatan yang bisa Ibu lakukan bersama buah hati saat ngabuburit. Langsung simak, ya.

Masak Hidangan Berbuka

Menjelang waktu berbuka, Ibu pastinya harus menyiapkan hidangan berbuka untuk seluruh anggota keluarga, bukan? Kalau begitu, ajak saja anak untuk membantu memasak. Berikan tugas yang tidak berbahaya dan mudah dilakukan oleh anak. Misalnya saja mengeluarkan bahan-bahan dari kulkas, membersihkannya, memasukkan adonan, menyiapkan piring dan alat makan di meja makan, dan sebagainya.

Dengan begini, anak akan memiliki kegiatan untuk mengisi waktu sekaligus mengajarkannya untuk aktif membantu mengerjakan pekerjaan rumah. Jika terus dilakukan, maka ini akan menjadi kebiasaan yang berlanjut hingga ia dewasa nanti.

Olahraga Ringan

Puasa menyebabkan badan anak lemas? Ajak ia bergerak dengan berolahraga ringan, yuk. Berolahraga selama puasa tidak akan menyebabkan tubuh merasa lemas. Sebaliknya, tubuh akan menjadi bugar dan lebih sehat. Tentunya olahraga yang dipilih pun yang tidak terlalu berat. Contohnya saja jalan-jalan, bersepeda, berenang, dan yoga.

Ngabuburit sambil berolahraga ringan tentunya akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berolahraga dapat meningkatkan sistem imun selama puasa sehingga akan menurunkan risiko anak terserang penyakit.

Artikel Sejenis

Menonton Video Tema Islami

Tidak selamanya gadget memberikan pengaruh buruk bagi anak lho, Bu. Dari gadget anak juga bisa belajar. Salah satunya dengan menonton video bertemakan Islami saat menunggu waktu berbuka puasa. Berikan ia video yang mengandung animasi khusus anak-anak. Melalui video ini anak pun dapat mengetahui nilai-nilai dalam agamanya dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh mereka.

Membaca Kisah Nabi

Anak hobi membaca? Coba kali ini selingi dengan membaca buku yang berisikan kisah-kisah Nabi, Bu. Sebagai seorang pemeluk Islam, anak perlu untuk mengetahui tentang Nabi sebagai pembawa ajaran Islam di zaman dahulu kala.

Melalui kisah-kisah tersebut anak dapat belajar bagaimana sejarah Islam dan perjuangan berat para Nabi untuk menyebarkan agama Islam hingga menjadi besar seperti saat ini. Dengan begitu, anak akan lebih mencintai agama yang ia anut. Hal ini jelas akan berdampak besar bagi masa depannya.

Membuat Kerajinan Tangan

Punya banyak barang-barang bekas di rumah, Bu? Sulap yuk jadi kerajinan tangan yang cantik dan berguna. Cara ini dapat mengurangi sampah di rumah sekaligus mengasah kreativitas anak. Contohnya saja membuat mobil-mobilan dari kotak sereal, kereta dari kaleng susu, dan sebagainya.

Berikan contoh terlebih dahulu, lalu bebaskan anak untuk membuat benda yang ia inginkan. Saat merasa kesulitan, tawarkan bantuan tanpa mengambil alih sepenuhnya agar keterampilan anak tetap terasah.

Berkebun

Berkebun juga tetap bisa dilakukan selama berpuasa lho, Bu, asalkan tidak dengan pekerjaan yang berat. Memelihara taman penting untuk dilakukan supaya kebersihan dan keindahan rumah selalu terjaga. Anak juga perlu untuk diajak berpartisipasi sambil mengisi waktu sebelum berbuka.

Selama puasa, cukup kerjakan pekerjaan yang ringan saja, seperti menyiram tanaman, menyapu halaman, dan mencabut daun yang sudah menguning. Tidak terlalu menguras tenaga tapi bisa menghasilkan tampilan taman yang enak dipandang, bukan?

Memperbanyak Amalan Ibadah

Di bulan Ramadhan kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah. Nah, momen ini pun bisa dijadikan saat yang tepat untuk mengajari anak mengaji dan menghafal surat-surat pendek. Beritahukan pada anak bahwa beribadah saat bulan puasa akan memberikan ganjaran yang lebih besar pada anak. Dari sini, anak belajar memahami dan perlahan menyenangi amalan-amalan baik yang akan ia terapkan secara terus-menerus hingga ia dewasa nanti.

Bermain

Masanya bermain, anak-anak pasti akan sangat senang bila bisa bermain bersama dengan Ibu. Ajaklah anak bermain permainan edukatif yang tidak menghabiskan banyak energi. Contohnya saja bermain puzzle, flash card, plastisin, balon air, atau susun balok. Melalui permainan semacam ini, anak tidak sekedar bermain tapi juga sekaligus belajar dengan cara menyenangkan.

Buatlah ngabuburit menjadi masa-masa yang paling menyenangkan bagi anak saat bulan puasa dengan kegiatan yang bermanfaat. Anak pun bisa mempelajari banyak hal baru yang akan ia kenang seumur hidupnya. Kebersamaan sebagai sebuah keluarga juga merupakan masa-masa penting di masa kecil anak. Oleh karenanya, selalu manfaatkan waktu untuk terus mendampingi anak ya, Bu.

Jika masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu.

Sumber:

OramiParenting, Halodoc