Share Like
Simpan

Dahulu kala cokelat merupakan minuman pahit sumber vitalitas dan energi, saat ini cokelat telah menjadi bagian dari berbagai kudapan. Para ilmuwan terus mencari manfaat cokelat, mulai dari sebagai antioksidan sampai memperkuat fungsi otak. Cokelat seringkali disalahkan sebagai penyebab jerawat dan kerusakan gigi (karies), tetapi cokelat juga dianggap dapat memperbaiki mood (suasana hati).

Cokelat dan bubuk cokelat berasal dari biji cokelat, yang merupakan buah dari pohon cokelat, Theobroma cacao. Pohon cokelat berbuah 2 kali setahun, setiap kali panen sebatang pohon dapat menghasilkan 20-50 buah cokelat. Untuk menjadi kudapan, cokelat biasanya dicampur dengan lemak dan bubuk gula. Permen cokelat, puding cokelat, brownies, donat, susu cokelat, semua mengandung bubuk cokelat. Setelah makan cokelat, otak akan menghasilkan opiat alami (endorfin), yang merupakan senyawa pereda nyeri dan penambah kebugaran.

Biji cokelat mengandung antioksidan alami, yaitu flavonoid. Antioksidan bermanfaat dalam membantu menurunkan risiko kanker, penyakit jantung dan stroke. Antioksidan lain yang terkandung dalam cokelat adalah prosianidin. Cokelat juga diyakini dapat meningkatkan energi dan kemampuan berkonsentrasi, serta mengurangi kecemasan di kala stres.

Cokelat mengandung berbagai senyawa diantaranya teobromin, fenetilemin dan kafein, yang merupakan stimulan. Sebagai stimulan, cokelat meningkatkan kesiagaan dan perhatian. Sebuah penelitian tentang efek cokelat terhadap otak menunjukkan bahwa orang yang meminum susu cokelat memiliki nilai memori verbal dan visual yang lebih tinggi.

Jika cokelat disalahkan sebagai penyebab karies gigi, kemungkinan bukan karena kandungan cokelatnya, tetapi karena kandungan gula di dalam campuran cokelat tersebut. Selama kebersihan gigi dan mulut terjaga, si Kecil akan terhindar dari kerusakan gigi. Ajari si Kecil untuk selalu menggosok gigi setelah minum minuman atau makan kudapan yang mengandung cokelat.

Mengingat manfaatnya, tidak ada salahnya jika Ibu menyertakan cokelat dalam menu harian si Kecil. Sebagai kudapan selingan diantara jam makannya, buatlah Rainbow choco bubble, yang dikombinasikan dengan jelly sehingga membantu asupan serat si Kecil. Sebagai sumber energi, vitamin dan serat, susu cokelat juga bisa dihidangkan bersama buah (pisang Ambon, stroberi) menjadi Banana choco smoothies, yang cocok untuk penghilang dahaga si Kecil di sela-sela waktu bermainnya. Untuk sarapan, ada pilihan Cereal choco milk atau Cokelat susu kacang hijau. Jika si Kecil sangat suka biskuit, Ibu bisa menghidangkan Cookie choco frezz sebagai kudapan. Untuk bekal ke sekolah, Ibu bisa berkreasi dengan menggabungkan susu cokelat dengan buah atau roti menjadi Sus mini cokelat buah atau Banana steam choco bread.