Whatsapp Share Like
Simpan

Halo, Ibu! Bagaimana kabarnya hari ini?  Semoga sehat selalu, ya. Sebagai seorang Ibu, saya mengerti betul bahwa merawat si Kecil sejak lahir hingga dewasa kelak, memang membutuhkan kesabaran yang tinggi serta diimbangi pengetahuan seputar tumbuh kembang anak. Itu sebabnya saya sering membaca berbagai artikel seputar kesehatan dan nutrisi anak secara online, Bu. Dari situ juga saya belajar bahwa ada beberapa hal penting yang bisa Ibu lakukan agar si Kecil dapat tumbuh menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya. Simak sama-sama, yuk! 

1. Beri Asupan Nutrisi Optimal 
Hal pertama dan terpenting yang perlu Ibu perhatikan adalah asupan nutrisinya. Pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap setiap harinya, mulai dari Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin, Mineral, dan Serat.  Apalagi, jika si Kecil sedang berada pada fase usia emas (0-5 tahun), proses perkembangan otaknya berlangsung sangat cepat. Selain itu, asupan nutrisi juga dapat menstimulasi pertumbuhan tulang si Kecil lho, Bu. Oleh sebab itu, mulai lengkapi asupan nutrisi si Kecil agar anak tumbuh tinggi dan cerdas. 

Tahukah, Ibu?

Berdasarkan penelitian, tinggi badan si Kecil berkaitan dengan tingkat kecerdasannya. Selain itu, anak yang tumbuh sesuai usianya umumnya memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dibanding anak yang pertumbuhannya lebih lambat. Oleh sebab itu, berikan si Kecil asupan nutrisi yang mengandung Protein, Kalsium, dan Vitamin D3 untuk membantu membentuk dan mempertahankan kepadatan tulang dan giginya.

2. Beri Stimulasi Sesuai Usia
Ini dia salah satu cara yang sering saya lakukan untuk menstimulasi si Kecil sehingga ia aktif bergerak dan menjadi anak yang cepat tangkap. Dari artikel online yang saya baca, pemberian stimulasi sebaiknya mulai dilakukan sejak dini dan disesuaikan dengan usia si Kecil. Contohnya, pada usia 1 tahun, biasanya si Kecil sudah mulai bisa meniru perilaku Ibu. Itu sebabnya, Ibu bisa melatih pengetahuan dan kecerdasan si Kecil dengan mengajaknya bermain mengenal anggota tubuh. Apabila si Kecil sudah berusia 2-3 tahun, Ibu bisa mulai stimulasi kemampuan berpikirnya dengan mengajaknya bermain puzzle atau balok susun. 

3. Beri Kasih Sayang Melimpah
Bu, memperlihatkan rasa kasih sayang  juga dapat meningkatkan perkembangan otak si Kecil, lho! Menurut penelitian yang dilakukan di Washington University, Amerika Serikat, perhatian lebih dari sang Ibu dapat memengaruhi daya ingat dan kemampuan belajar si Kecil. Untuk itu, saya sebisa mungkin selalu memastikan si Kecil merasa dicintai oleh orang tuanya. Ini bisa Ibu lakukan dengan sering menghabiskan waktu berkualitas bersama. 

Mendukung tumbuh kembang si Kecil memang penting dilakukan sejak dini. Selain mengoptimalkan asupan nutrisi anak, sebaiknya Ibu juga mulai praktikkan cara di atas untuk membantu ia menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya.  Semoga informasi ini membantu, ya!