Share Like
Simpan

Di jaman sekarang ini, kemampuan berbahasa tentunya dapat membantu kehidupan seseorang. Banyak orang yang merasa diuntungkan karena banyaknya kemampuan bahasa yang mereka kuasai. Dengan kemampuan berbahasa yang kita miliki, maka akan terbuka juga berbagai kesempatan baru, mulai dari bertemu orang, mempelajari budaya asing, dan masih banyak lagi.

 

Dengan banyaknya manfaat yang didapatkan, wajar saja kalau kini banyak orang tua yang berbondong mendaftarkan anaknya untuk les bahasa asing.  Nah, tapi ternyata proses belajar bahasa asing itu tidak selalu harus dilakukan di tempat les, lho. Ibu juga bisa memulainya sendiri di rumah. Saya pun dulu pernah mempraktekkannya kepada si Kecil. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak tips saya untuk Ibu yang ingin mengajarkan bahasa asing di rumah pada si Kecil.

  • Layaknya proses belajar pada umumnya, biasakan untuk memulai pembelajaran dari hal-hal terkecil. Misalnya, bila sebelumnya si Kecil sudah memahami konsep angka dan warna, ajarkan topik tersebut dengan bahasa asing. Misal, berhitung dalam bahasa Inggris.

 

  • Si Kecil sudah mulai paham? Sekarang, lihatlah benda-benda di sekitar. Tunjuk suatu benda, kemudian minta si Kecil untuk menyebutkan warna dari benda tersebut menggunakan bahasa asing yang telah diajarkan. Tidak hanya benda, Ibu juga bisa menanyakan hal lainnya yang telah ia pelajari kosakatanya, seperti angka, bentuk, dan lain-lain.

 

  • Untuk menarik minat si Kecil, gunakan alat bantuan seperti buku bergambar untuk mengajarkan bahasa asing. Tanyakan pada si Kecil benda apa saja yang dia lihat, lalu beritahukan nama benda tersebut dalam bahasa asing. Bimbing si Kecil secara perlahan untuk melafalkan kata-kata tersebut.
  • Agar si Kecil semakin terbiasa dengan bahasa asing, Ibu bisa menggunakan lagu atau video berbahasa asing yang dapat Ibu tonton bersama-sama. Libatkan si Kecil dalam kegiatan yang interaktif. Misalnya, putarkan video lagu Itsy Bitsy Spider pada si Kecil. Ajak dia untuk mendengarkan lagu sambil membahas kosakata asing untuk nama benda yang terlihat pada video tersebut. Sambil belajar, Ibu dan si Kecil juga bisa menikmati momen kebersamaan dengan menari kecil. Seru, bukan?

 

Begitu banyak metode pembelajaran yang bisa kita terapkan untuk mengenalkan bahasa asing pada si Kecil. Selain kegiatan di atas, aktivitas lain seperti storytelling dan juga mewarnai gambar juga bisa dijadikan momen belajar. Dalam artikelnya di PBS, Grace H. Lynch, penulis tentang dunia anak dari San Fransisco menuliskan bahwa yang terpenting ialah libatkan anak dalam kegiatan belajar yang menyenangkan. Dengan begitu, dia tidak akan merasakan proses belajar ini hanyalah suatu kewajiban yang membosankan.

 

Satu lagi tips dari saya. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, Ibu pun perlu konsisten dalam mengajarkan si Kecil. Lakukan pembelajaran secara rutin dan jangan terburu-buru. Bagaimanapun, si Kecil membutuhkan waktu untuk menyerap materi yang dibutuhkan. Awalnya, mungkin dia hanya dapat mengamati dan memperhatikan. Tapi, perlahan pasti si Kecil akan menunjukkan perkembangan yang signifikan, mulai dari mampu menghafal kosakata asing dengan baik, sampai melafalkannya dengan sempurna.

 

Jadi, kuncinya adalah tetap bersabar dan konsisten melakukan kegiatan ini, Bu. Apa yang Ibu lakukan bagi si Kecil saat ini tentunya akan membuahkan hasil yang baik di masa depan si Kecil. Selamat mencoba!