Perilaku Makan Si Kecil dan Cara Anda Mengatasinya
Saat anak menginjak usia balita, sebagai Ibu kita seringkali menghadapi dilema. Kebutuhan nutrisi mereka bertambah, tetapi nafsu makan malah berkurang. Tentunya hal ini mengkhawatirkan, karena sebagai Ibu kita semua tahu bahwa makanan sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Susah makan adalah bagian normal saat masa balita. Di usia ini, pertumbuhan mereka tidak secepat waktu bayi. Pertambahan berat badan juga menurun. Ditambah lagi, mereka juga mulai menjadi aktif. Mereka seringkali tidak bisa diam, apalagi untuk makan. Cara untuk membantu mereka makan bisa bervariasi tetapi memberi mereka “camilan” sehat sepanjang hari lebih baik dibandingkan memaksa mereka untuk makan tiga kali sehari secara teratur dengan porsi yang besar.
Anak balita dari usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 1000 – 1300 kalori setiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan ini, lebih baik bila kita membiarkan mereka memilih cara makan mereka sendiri. Yang penting adalah kita menyiapkan makanan yang sehat dan tepat untuk mereka. Mereka seringkali lebih suka memakan satu jenis makanan saja secara banyak, dan karena hal ini normal, lebih baik kita mempunyai tujuan untuk memberikan mereka makanan nutrisi seimbang per-minggu bukan per-hari.
Cara lain adalah dengan memberikan mereka makan di meja dan kursi anak-anak, dimana kaki mereka tidak harus bergantung-gantung seperti di kursi orang dewasa. Mungkin duduk di meja dan kursi anak-anak tidak nyaman untuk kita, tetapi bagi si Kecil, mereka akan lebih senang makan bila kaki mereka bisa menginjak lantai dan mereka merasa bisa menguasai meja makan mereka.
Selain itu, berikan mereka makanan dengan porsi yang kecil. Di usia balita, mereka belum bisa makan dengan porsi normal seperti kita yang dewasa. Kita juga bisa meminta kakaknya, atau teman yang lebih tua untuk makan bersama dengan mereka. Anak balita ingin meniru anak yang lebih tua dan bila ia melihat teman atau kakaknya makan, ia akan tertarik untuk makan juga.
Mereka juga bisa diminta untuk menyicipi makanan setidaknya satu dua gigit. Dengan cara ini, tanpa memaksa, mereka bisa mencoba berbagai jenis makanan sehingga kita tahu makanan apa yang mereka lebih suka. Tetapi, pastikan makanan-makanan yang kita berikan adalah makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan dan bukan camilan yang bergula tinggi yang dapat merusak perkembangan organ tubuh mereka.
Dan tentu saja, untuk memastikan kebutuhan nutrisi balita tercukupi di masa-masa susah makan ini, lengkapi dengan memberikan mereka dua sampai tiga gelas susu yang bernutrisi lengkap dan seimbang. Dengan ini, kita mencukupi kebutuhan nutrisi tetapi tanpa membuat mereka makin menolak makanan karena merasa terlalu dipaksakan.
Komentar
Lya
Iya Bunda, kita perlu melatih si kecil makan bersama keluarga, selain bisa membangkitkan selera makan si buah hati, kita bisa mendidiknya cara bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain meski dari lingkungan terdekatnya.
Rahma Yunita
terima kasih atas infonya ini sangat bermanfaat bagi anak saya
endang martini
makasih infonya bun....oya puteri sy gaby maem maunya sambil jalan2 gimana mengatasinya??
Lilis Puthu
Membuat si kecil untuk benar2 nafsu makan dan menikmati makananny memang perlu ksabaran ekstra,smg para bunda yg dedeny ssh mkn g mdh menyerah y...,SEMANGAT!..:)
Elly Satya
my baby G sudah aku biasakan selalu makan di high chair & fokus pada makanan (mainan disingkirkan pada saat makan). Sekarang anakku disiplin & mandiri saat makan dengan sendirinya, bahkan saat umur 2th sudah bisa makan sendiri di high chair (walaupun masih berantakan). hehehe :)