Kejutan Cerdas si Nona Kecil

Kumpulkan poin Galeri kejutan cerdas untuk mendapatkan hadiah Istimewa
Lihat syarat dan ketentuan

Log in dengan account Ibu dan Balita

Kejutan Cerdas si Nona Kecil

Oleh Smita Diastri, 1 Feb 2013

Semakin hari, tingkah laku Nona kecil saya semakin macem-macem.

Kemarin sore, ketika saya dan Ayahnya pulang kantor, dia menyambut di depan rumah sambil menyanyikan lagu ini, lengkap dengan ekspresinya,

"Aku sedih. Duduk sendiri.                                    

Mama pergi. Papa pergi.

Oh itu dia! Mereka datang!

Aku senang. Hatiku riang!"

Setelahnya, dengan berbinar-binar, dia menghambur ke arah kami.

Bisa dibilang kesukaan Sabia terhadap musik dan lagu merupakan salah satu hal yang kami tangkap sejak dini. Kalau dikilas balik, sebenernya saya hampir nggak pernah memutarkan musik klasik ketika dia masih dalam kandungan. Sebagai gantinya, saya puterin musik-musik yang memang saya suka. Pokoknya, selama nada dan lirik menyenangkan serta menenangkan, dengan senang hati saya perdengarkan ke Sabia.

Ketika Sabia lahir, semakin banyak yang memperkenalkan musik padanya. Sampai sekarang, hampir setiap hari lagu-lagu anak berkumandang di sekitar Sabia. Akibatnya, walaupun baru dua tahun, perbendaharaan lagunya udah lumayan banyak.

Ternyata tau banyak lagu memberi pengaruh baik juga buat menambah kosa kata anak. Contohnya, lagu yang saya tulis di atas. Dari situ, Sabia belajar mengenai kata sedih dan senang, serta ekspresinya. Di lain lagu, dia juga belajar mengenai angka, nama hari, sampai lawan kata sederhana; panas - dingin, luar - dalam, dan sebagainya.

Tempo hari, suami saya nanya, "Kita mau makan di luar hari ini?"

Tiba-tiba, si bocah nyamber, "Di dalem aja makannya! Kalau di luar, panas!"

Jelas aja saya dan suami refleks ketawa denger celotehannya. Sungguh kejutan cerdas! :D

Bicara tentang kejutan cerdas, saya jadi ingat pernah nanya tentang perkembangan otak anak umur dua tahun ke Ibu Lely, pakar PAUD dan Instruktur Brain Gym berlisensi, dari website www.ibudanbalita.com. Waktu itu dijelasin bahwa anak usia 2-3 tahun sudah mampu membedakan dan memisahkan dua benda yang berbeda konsep berdasarkan pengalaman langsung berinteraksi dengan benda-benda tersebut. Pengalaman langsung di sini contohnya merasakan panas - dingin tadi. Bahkan, meskipun rasa panas dari air dan rasa panas karena terik matahari berbeda, tapi si anak tetap bisa bedain dan memisahkan hal itu.

Ibu Lely juga bilang bahwa rangsangan/stimulasi dapat membantu perkembangan otak anak kita dan membantu meningkatkan kemampuannya. Rangsangan yang diberikan tepat/bermanfaat dalam suasana yang menyenangkan juga akan memberikan pengaruh positif buat anak.

 Tapi emang kalo punya anak kecil itu bener-bener berasa banget perkembangannya dari hari ke hari. Saya tuh kadang-kadang suka mikir, "Ini apa sih yang ada di pikirannya?" Abisnya umur masih piyik tapi celetukannya nyambung. Pada saat yang sama, imajinasinya mengangkasa banget deh.

Karena penasaran, saya pun iseng lagi browsing lebih lanjut di www.ibudanbalita.com/isomaltulosa dan nemu fakta bahwa pada usia anak 1 hingga 6 tahun, perkembangan otak anak berlangsung pesat mencapai lebih dari 90% otak orang dewasa!  Kalo gitu, untuk menunjang kinerja otaknya, anak butuh energi yang lebih banyak daripada orang dewasa dong supaya sel otak bisa tumbuh dan kerja optimal?

Langsung putar otak tentang cara memberi asupan nutrisi yang cukup. Tapi ternyata di www.ibudanbalita.com/isomaltulosa dijelaskan,ada loh  karbohidrat yang bisa memberikan energi lebih lama. Namanya Isomaltulosa, karbohidrat unik yang diperoleh dari madu dan gula tebu. Isomaltulosa dapat memberikan asupan energi yang bertahan lebih lama bagi otak anak. Kabarnya, mereka yang mengkonsumsi Isomaltulosa dapat berkonsentrasi dan memiliki daya ingat lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi Isomaltulosa!

Kalau sudah ada penunjang yang bisa menutrisi dari dalam, tentunya sekarang tugas kami sebagai orangtua untuk terus mendorong perkembangan anak secara maksimal dari luar ya..

Ya kalo gitu, ayo deh, kita nyanyikan semua lagu anak dari seluruh penjuru bumi. Ayo kita keluarkan semua isi dunia si Kecil saat ini dari kotak mainan: boneka, masak-masakan, buku cerita, buku gambar, pensil warna.....

.....dan bersiap-siap terkejut dengan tingkah laku cerdas si Kecil, yang akan kita ingat terus di masa depan seolah-olah semua itu baru terjadi kemarin :) ***

----

Smita Diastri,  ibu dari Sabia,  yang saat ini berumur 2,5 tahun ini, bekerja sebagai karyawan swasta. Dapat disapa di @petitepoppies dan http://petitepoppies.wordpress.com

Share artikel ini untuk mendapatkan poin.
5 Ibu dengan poin tertinggi setiap bulannya akan mendapatkan hadiah istimewa.

Log in dengan account Ibu dan Balita

Kata Para Ibu Lainnya