Hai Bunda, daftar disini

Fitri Yani

Fitri Yani

Umum

sunat bayi perempuan...

sebenarnya perlu/tidak sih bayi perempuan disunat?
mohon pendapatnya dari segi medis & agama ya mom?

Komentar
4 Komentar
Nuryanti Rahayu
Nuryanti Rahayu -

setahu saya bun,sunat utk baby perempuan adlh sunah,supaya tdk memiliki birahi tinggi. sedangkan secara medis,sbenernya hanya membersihkan bagian vagina dr kotoran tertentu semacam lendir. kalo istilah orang jawa "tetesan". waktu putriku tetesan,aq jg ikut menyaksikan,dan tidak ada bagian yg dipotong kok sama bidan. jadi menurut aq g masalah

Deasy Ery Susanti
Deasy Ery Susanti -

Maaf, saya ulangi karena tidak lengkap.
Menurut WHO, sunat pada bayi adalah tindakan mutilasi yang dilarang (female genital mutilation). Sebab tidak ada manfaatnya secara medis dan kesehatan. Di Canada, mengeluarkan pernyataan bahwa tim medisnya dilarang menyunat bayi perempuan, walaupun orangtua si bayi yang meminta. Sedangkan Depkes RI juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk melarang sunat pada bayi perempuan (HK.007.13.1047a, 20 April 2006). Selain tidak bermanfaat juga dianggap sebagai bentuk kekerasan. Menurut agama Islam, bayi perempuan disunat supaya tidak memiliki birahi yang tinggi. (dikutip dari Ayahbunda).

Deasy Ery Susanti
Deasy Ery Susanti -

Menutur WHO, sunat pada bayi perempuan adalah tindakan mutilasi yang dilarang

A.Nur Khafid
A.Nur Khafid -

Menurut para medis, sunat untuk bayi perempuan sekarang udah dilarang atau tidak diperbolehkan. Tapi kalo menurut agama Islam, sunat bagi perempuan itu hukumnya sunnah alias boleh dilakukan dan mendapat pahala dan boleh ditinggalkan tapi tidak mendpat dosa. Menurut sy, sebaiknya gak usah saja Bun.