Frisian Flag 123/456 - Kejutan Cer... Frisian Flag 123/456 versi Pemenang Galeri Kejutan Cerdas T Baca selengkapnya
Artikel Terfavorit Tanda-tanda Awal Kecerdasan si Kec... Si Kecil sekarang sudah berusia 1-6 tahun? Pasti sedang lucu-lu... T Baca selengkapnya 5 Langkah Mengenalkan Makanan pada... Ibu, tidak terasa kini si Kecil sudah menginjak usia 6 bulan. Melihat... T Baca selengkapnya
Tanda-tanda Awal Kecerdasan si Kec... Si Kecil sekarang sudah berusia 1-6 tahun? Pasti sedang lucu-lu... T Baca selengkapnya
5 Langkah Mengenalkan Makanan pada... Ibu, tidak terasa kini si Kecil sudah menginjak usia 6 bulan. Melihat... T Baca selengkapnya
Brownies Biskuit Bahan 250 gr dark cooking chocolate 100 gr mentega 100 gr tepun... T Baca selengkapnya
Menularkah Epilepsi ?? Rosse Line Latif S.Ikom asks Posted on Jumat, 14 Mei 2010 Bunda cerdas sekalian, apakah penyakit epilepsi itu menular, dan bagaimana cara penularannya jika memang menular..sharing ya bunda...
arie aleida Posted on Jumat, 14 Mei 2010 Secara umum masyarakat di Indonesia salah mengartikan penyakit epilepsi. Akibatnya, penderita epilepsi sering dikucilkan. Padahal, epilepsi bukan termasuk penyakit menular, bukan penyakit jiwa, bukan penyakit yang diakibatkan "ilmu klenik", dan bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan Penyebab Epilepsi antara lain: faktor genetik/turunan (meski relatif kecil antara 5-10 persen), kelainan pada menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/nanah di otak, atau pernah mengalami operasi otak. Selain itu, setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang. Bisa akibat trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, perdarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), gangguan elektrolit, gangguan metabolisme, gangguan peredarah darah, keracunan, alergi dan cacat bawaan.
Dewi Retno Dewi Posted on Jumat, 14 Mei 2010 Pandangan yang selama ini berkembang, epilepsi adalah sebuah penyakit turunan yang menular dan tidak bisa diobati. Dibantah oleh dua dokter anak yang merupakan pakar saraf anak FKUI/RSCM Jakarta, yakni Dr. Hardiono S Pusponegoro, Sp A dan Dr. Irawan Mangunatmadja, Sp A. Menurut kedua pakar tersebut, epilepsi bisa disembuhkan dengan total dan hanya 1% dari total penyandang epilepsi di Indonesia yang diturunkan secara genetika atau keturunan. Dan deteksi serta perawatan yang dini bagi penyandang epilepsi, terutama sejak balita sangat efektif menyembuhkannya dari penyakit epilepsi secara total.