Hai Bunda, daftar disini

Vitarini Kartikadewi

Vitarini Kartikadewi

Umum

Ciri-Ciri Balita Cerdas

Siapa yang tak senang melihat anak balita. Apalagi jika anak balita itu memiliki Ciri-ciri Balita yang sehat, aktif, dan cerdas. Sejak masih dalam kandungan anak-anak sudah memiliki cetak biru (blueprint) potensi dan kecerdasan masing-masing.

Menurut Howard Gardner, ada delapan jenis kecerdasan manusia, yaitu: kecerdasan linguistik, musikal, kinestetik-jasmani, logis-matematis, naturalis, interpersonal, intrapersonal, dan kecerdasan visual-spasial. Bagaimana ciri-ciri balita cerdas dalam salah satu bidang ini?


1. Ciri-ciri balita cerdas linguistik:

* Usia 6 bulan mampu mengucapkan kata-kata sederhana seperti "ma..", "pa..." dan mampu mengerti pertanyaan sederhana seperti, "Mana mata?"
* Usia 1 tahun menguasai lebih dari 200 kata dan mampu merangkai kalimat pendek yang terdiri dari dua kata.
* Artikulasi sudah jelas pada usia 2 tahun.
* Usia 4 tahun mampu membuat kalimat lengkap.
* Usia 5 tahun mampu merangkai cerita sederhana.

2. Ciri-ciri balita cerdas musikal:

* Usia kurang dari 1 tahun mampu membedakan tinggi rendah suara.
* Usia 1-2 tahun mampu menirukan suara-suara sederhana dan menyanyikan lagu anak-anak.
* Usia 3-4 tahun mampu menyanyi dengan artikulasi jelas dan irama yang tepat.
* Usia 5 tahun mampu memainkan alat musik dan menciptakan irama yang selaras.

3. Ciri-ciri balita cerdas kinestetis-jasmani:

* Usia 1-2 tahun mampu menarik, mendorong, melempar bola.
* Usia 3-4 tahun mampu mengikat tali sepatu, meronce, melompat berirama, dan melambungkan bola
* Usia 5 tahun mampu melakukan beberapa gerakan sekaligus.

4. Ciri-ciri balita cerdas logis-matematis:

* Usia 1-2 tahun mampu menyebutkan bilangan dan membedakan objek.
* Usia 2-3 tahun mampu menyebut bilangan walaupun masih belum urut, membandingkan, dan mengelompokkan.
* Usia 3-4 tahun mampu menyebut bilangan secara urut.
* Usia 5 tahun mampu mengerjakan operasi hitung sederhana.

5. Ciri-ciri balita cerdas naturalis:

* Usia 1-2 tahun gemar bereksplorasi.
* Usia 2-3 tahun sering melontarkan pertanyaan tentang alam sekitar.
* Usia 3-4 tahun, pertanyan-pertanyaannya semakin kritis dan banyak melakukan aktivitas fisik.
* Usia 5 tahun ia semakin senang bereksplorasi dan mencari bukti tentang alam sekitar.

6. Ciri-ciri balita cerdas interpersonal (sosial):

* Senang mengunjungi dan dikunjungi teman
* Sok akrab dengan orang dewasa
* Senang membantu teman
* Memiliki inisiatif saat bermain
* Dapat bermain bersama.

7. Ciri-ciri balita cerdas intrapersonal:

* Lebih senang berada di rumah atau kamar
* Lebih senang melakukan berbagai kegiatan sendiri
* Lebih suka bermain komputer dan membaca daripada bermain dengan orang lain.

8. Ciri-ciri balita cerdas visual-spasial:

* Usia 1-2 tahun mampu membedakan (bukan menyebut) warna dan mengenal konsep tinggi-pendek, kiri-kanan, atas-bawah
* Usia 2-3 tahun mampu mengurutkan benda berdasarkan ukurannya, mengenal konsep maju-mundur, depan-belakang, lurus-belok. Mengenal bentuk-bentuk sederhana dan mampu membaca peta ala Dora The Explorer.
* Usia 3-4 tahun mampu menyebut warna, membedakan bentuk-bentuk, mengenali jalan ke rumahnya, dan mampu bermain puzzle dua dimensi hingga 9 keping.
* Usia 4-5 tahun mampu bermain puzzle dua dimensi dengan kepingan yang banyak atau puzzle tiga dimensi, mampu membedakan panjang suatu benda tanpa membandingkan secara terperinci.

Nah, ciri-ciri kecerdasan seperti apa yang dimiliki oleh balita kita? Tugas kita sebagai orang tua adalah mengarahkan dan mengembangkan potensi kecerdasan yang dimiliki oleh buah hati kita.

Komentar
2 Komentar
Fitri Nurlela
Fitri Nurlela -

Iya bunda anak saya juga termasuk anak yang cerdas, apalagi setelah mengikuti test sidik jari program FF semua hal yg di atas lebih jelas karena semua itu tercantum jg dlm buku test sidik jari...dan bergaul dg temannya pun sangat mudah...

Unenti Riztito
Unenti Riztito -

Alhamdulillah Balita saya sekarang usianya 2 thn 3 bln, ia sudah bisa semua yg tercantum diatas bahkan yang seharusnya bisa dilakukan untuk usia 3-4 tahun balita saya sudah bisa melakukannya...
Hanya saja ada satu hal yang membuat tumguh kembangnya tidak sempurna, ia susah sekali bergaul dengan orang yang baru pertama kali ia kenal/lihat.Bahkan sama kakek neneknya (yg beda tempat tinggal) saja dia ga mau diajak main (entah ketakutan/malu).tapi tiap saya tanya selalu jawabnya "MALU"
Bagaimana ya supaya anak saya ini mudah bergaul dengan siapa saja, termasuk dengan orang yang bau ia kenal???