Hai Bunda, daftar disini

Cut Melisa Lestari

Cut Melisa Lestari

Umum

Cara Menyimpan ASI Perahan

Kembali bekerja setelah cuti melahirkan tentu akan terasa berat bagi Ibu yang masih menyusui bayinya. Namun Anda tidak perlu khawatir lagi karena Air Susu Ibu (ASI) Anda bisa diperah dan disimpan di lemari pendingin agar tetap bisa disajikan meski Anda seharian bekerja.

Menyimpan ASI perahan tentu tidak sulit, namun Anda perlu mengetahui “ilmu”nya agar tidak salah. Karena menyimpan ASI perahan dengan cara yang salah akan membuat ASI menjadi rusak. Berikut ini adalah beberapa cara menyimpan ASI perahan.

1. Siapkan tempat untuk menaruh ASI perahan. Biasanya tempat ASI perahan berupa botol kaca yang memiliki tutup karet dan plastik yang tahan panas.
2. Bersihkan wadah penyimpanan ASI perahan dengan cara dicuci.
3. Untuk memudahkan, sebaiknya tempat yang dipakai untuk menyimpan ASI perahan disesuaikan dengan ukuran sekali minum untuk bayi Anda. Misalnya 60 mili. Karena ASI yang sudah tersentuh air liur bayi tidak boleh disimpan kembali di dalam kulkas.
4. Jangan pakai tempat penyimpan ASI yang berwarna atau ada gambarnya karena kemungkinan cat yang melekat pada gambar tersebut akan meleleh saat wadah disterilkan dengan air panas.
5. Berilah label seperti tanggal dan jam saat Anda memerah ASI pada botol ASI tersebut. Tujuannya adalah untuk memudahkan Anda untuk melihat masa kadaluarsa dari ASI perahan.
6. ASI perahan yang akan diberikan kepada bayi kurang dari 6 jam, ASI tersebut tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas.
7. ASI yang disimpan di dalam freezer dengan suhu -18 derajat celsius bisa bertahan hingga 3-6 bulan.
8. Jangan mengisi ASI perahan dengan penuh di botol ASI karena ASI akan memuai jika membeku. Sebaiknya sisakan seperempat dari ukuran botol ASI.
9. ASI perahan yang sudah dibekukan selama 6 bulan sebaiknya dibuang. Karena pembekuaan ASI selama 6 bulan tersebut mengubah komposisi ASI. Misalnya senyawa-senyawa yang bisa melawan organisme berbahaya bagi tubuh.
10. Jangan menyimpan ASI dibagian pintu karena lokasi ini suhunya bisa berubah saat pintu dibuka dan ditutup. Lokasi yang aman untuk menyimpan ASI perahan adalah di bagian tengah kulkas dan freezer.

Sumber: bayibalita.com

Komentar
0 Komentar