Hai Bunda, daftar disini

Iin Aniqoh

Iin Aniqoh

Umum

Zat Adiktif Dan Pengaruhnya Terhadap Anak


Zat Adiktif Dan Pengaruhnya Terhadap Anak



Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh pola konsumsinya. Makanan yang sehat akan memberikan efek positif terhadap tumbuh kembangnya. Pola konsumsi di sini tidak hanya sekedar makanan dan minuman utamanya saja, melainkan jajanan anak juga turut diperhitungkan. Orang tua terkadang cukup intens memperhatikan menu makanan dan minuman utama anak, tetapi acap kali melalaikan kualitas jajanan anak. Padahal tidak sedikit jajanan yang mengandung zat adiktif atau bahan tambahan yang tidak aman bagi anak.

Zat adiktif adalah bahan yang ditambahkan dalam bahan pangan. Penambahan bahan tersebut bertujuan untuk memperpanjang umur simpan bahan, membuat makanan semakin menarik lewat warna dan teksturnya, atau membuat rasanya semakin diminati, serta fungsi lainnya yang betujuan untuk meningkatkan nilai dari produk pangan.


zat adiktif
Tidak semua zat adiktif membahayakan kesehatan. Ada beberapa zat adiktif alami maupun sintetis yang masih aman dan direkomendasikan untuk produk pangan. Untuk zat adiktif sintetis, ada batasan kadar yang diizinkan berada dalam produk pangan.

Penambahan bahan sintetis melebihi ambang batas yang ditetapkan juga menjadikan bahan tersebut bersifat toksik. Namun demikian, harga bahan tambahan alami dan sintetis tersebut relatif mahal. Sehingga produsen pangan, meski tida seluruhnya, tetapi sebagian besar melirik penggunaan bahan lain, bahkan yang tidak food grade. Ini dilakukan untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya.

Oleh karena maraknya peredaran produk pangan yang mengandung zat adiktif berbahaya, orang tua harus memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anaknya. Efek yang ditimbulkan akibat konsumsi zat berbahaya tersebut sering kali tidak muncul segera setelah konsumsi. Efek tersebut berakumulasi di dalam tubuh anak, yang baru tampak hasilnya setelah beberapa tahun kemudian.

Tetapi ada juga anak yang memiliki sensitifitas tinggi terhadap bahan kimia yang terkandung dalam bahan pangan. Pada anak-anak seperti ini, konsumsi bahan-bahan tersebut akan langsung mempengaruhi kerja saluran pencernaannya. Dengan demikian, efek yang ditimbulkan oleh zat aditif berbahaya berbeda antara satu anak dengan yang lainnya. Efek yang ditimbulkan juga bergantung pada dosis konsumsi.

Memberikan anak makanan yang mengandung zat adiktif berbahaya sama dengan meracuni anak. Efek yang muncul dalam jangka pendek misalnya gangguan pada saluran pencernaan, sakit kepala, gejala alergi dan badan tiba-tiba menjadi lemas. Sedangkan efek jangka panjang yang merupakan efek akumulasi, misalnya penurunan konsentrasi anak, perubahan sikap ataupun menurunnya sistem imun tubuh, hingga resiko kanker, kardiovaskuler serta penyakit degeneratif lainnya. Konsumsi bahan tambahan pangan ini juga dapat menghambat perkembangan otak.

Penggunaan zat adiktif berupa pewarna sintetis bertujuan untuk memperbaiki warna produk pangan. Warna makanan yang bagus akan membuat anak lebih tertarik. Tanpa disadari, akumulasi zat pewarna ini dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif.

Zak adiktif lain yang diaplikasikan pada produk pangan adalah penggunaan perasa. Penggunaannya bertujuan untuk memperkuat rasa pada produk ataupun memperbaiki rasa dari produk pangan. Contohnya adalah MSG. Konsumsi MSG dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan sel-sel otak anak dan berpengaruh terhadap tingkat kesuburan. Beberapa anak menunjukkan respon langsung setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG. Responnya berupa sakit kepala, sakit di bagian dada, dan mati rasa. Efek jangka panjangnya adalah penyakit kanker.

Zat adiktif berupa bahan pengawet juga sering ditemui. Bahan pengawet digunakan untuk mencegah kerusakan bahan pangan akibat aktifitas mikroorganisme. Bahan pengawet sintetis dapat memicu reaksi alergi dan mengganggu fungsi ginjal dan hati. Penggunaan nitrit dan nitrat sebagai pengawet menyebabkan kaker.

Selanjutnya adalah zat adiktif yang berupa pemanis. Anak-anak menyukai makanan yang manis seperti permen dan es krim. Penggunaan pemanis sintetis berpotensi menyebabkan anak mengalami obesitas, hiperaktif, memicu kerusakan sel otak, lupus dan kelainan sistem syaraf pusat lainnya. Selain itu, konsumsi pemanis yang berlebihan juga dapat menyebabkan karies gigi.

Demikian besar efek yang ditimbulkan dari konsumsi zat adiktif. Sebagian efek tersebut bersifat permanen. Dari sini, orang tua perlu lebih berhati-hati dalam memantau konsumsi buah hatinya, untuk menunjang pengoptimalan tumbuh kembang anak.


pengunjung datang dgn kata kunci :
zat adiktif,bahan aditif dan makanan jajanan aman untuk anak,zat adiktif dan,dampak yag timbul dari mengkonsumsi bahan pewarna,efek otak jika berlebihan mengkonsumsi zat pewarna,pengaruh bahan pengawet sintetik pada produk pangan,makalah kimia penambahan zat aditif,bahaya zat aditif jangka pendek dan jangka panjang,bahaya zat adiktif bagi janin,aditif gif,Pengaruh bahan tambahan makanan terhadap sistem pencernaan,Penggunaan zat aditif bahan pangan,dampak zat adiktif terhadap balita,batas penggunaan zat aditif pada makanan,efek yang ditimbulkan apabila mengonsumsi pewarna sintetis yang berlebihan,penggunaan zat aditif yang menunjang makanan,pengaruh zat aditif terhadap sistem imun,zat adiktif dan zat aditif,zat aditif sintetik dari bahan kimia,dampak memakan makanan yang mengandung zat berbahaya,pengaruh zat aditif pada balita,jurnal pengaruh bahan pengawet terhadap pertumbuhan anak,pengaruh zat aditif sintetis terhadap kesehatan,makalah pengaruh zat warna pada makanan jajanan,pengaruh zat aditif terhadap perkembangan embrio,pengaruh penggunaan zat aditif dalam produk pangan,pengaruh penggunaan zat aditif dalam jangka panjang,pengaruh jajanan pewarna sintetis terhadap tumbuh kembang anak,pengaruh pewarna sintetis terhadap tumbuh kembang anak,pengaruh jajanan terhadap pola pertumbuhan anak,pengaruh makanan mengandung msg terhadap perkembangan otak,pengaruh pengaruh bahan zat aditif,pengaruh penambahan zat adiktif pada makanan,pengaruh makanan pada tumbuh kembang anak-anak,pengaruh makanan yang mengandung bahan kimia terhadap anak,pengaruh makanan terhadap tumbuh kembang janin,pengaruh makanan terhadap tumbuh kembang bayi,pengaruh beberapa bahan pengawet sintetik yang ditambahkan pada produk pangan,penambahan zat berbahaya,maraknya pewarna sintetis dalam jajanan anak-anak,makanan yang mengandung zat adiktif,makanan jajanan yang berpengaruh terhadap hiperaktif,makalah zat aditif pada bahan pangan,makalah zat aditif bahan pangan,makalah zat adiktif dan dampaknya terhadap anak anak,makalah tentang zat aditif dan bahan pangan,makalah tentang pengaruh zat kimia dalam makanan,makalah tentang pengaruh zat adiktif terhadap pertumbuhan anak,Memulihkan sel syaraf pada otak setelah penggunaan zat adiktif,mengapa zat aditif alami lebih alami dibandingkan zat aditif sintetik,pengaruh bahan pengawet sintetis yang ditimbulkan pada produk pangan,pengaruh bahan pengawet sintetik,pengaruh bahan pengawet sintesis yang ditimbulkan pada produk pangan,pengaruh bahan kimia makanan pada pencernaan,pengaruh bahan kimia dalam sistem pencernaan,pencegahan penambahan bahan makanan,penambahan MSG pada bahan makanan,paper pengaruh zat aditif terhadap sistem imun,msg zat adiktif bagi anak,makalah Pengaruh zat pewarna makanan terhadap kesehatan anak,zat yang berbahaya untuk perkembangan janin,zat adiktif pada makanan berbahaya bagi anak,zat adiktif efek jangka panjang,zat adiktif dan penyakit yang di timbulkan,zat adiktif dan dampak mengkonsumsinya,zat adiktif berbahaya untuk tekstur,zat adiktif bahan pewarna yg menyebabkan anak hiperaktif,zat adiktif bahan pangan,zat adiktif bagi balita,yg mengandung zat aditif alami,zat adiktif terhadap otak anak,zat aditif bahan pangan,zat tambahan berbahaya pada permen,zat aditif yang sering dikonsumsi anak-anak,Zat aditif yang menunjang kesehatan,Zat aditif yang berada dalam makanan yang membantu kesehatan,zat aditif terhadap anak,zat aditif pada makanan (pemanis),zat aditif makanan alami dan buatan,zat aditif dan pengaruhnya,zat aditif berbahaya dalam jajanan sehat,TUJUAN ZAT ADIFATIF PADA BAHAN PANGAN,skripsi makanan yang mengandung zat aditif berbahaya,penggunaan zat aditif dalam menunjang kesehatan,pengaruh zat pengawet dalam jangka panjang pada tubuh,pengaruh zat aditif terhadap tubuh,pengaruh zat aditif terhadap balita,pengaruh zat aditif sintetis tahap kesehatan,pengaruh zat aditif sebagai bahan tambahan makanan,pengaruh zat aditif pada anak,pengaruh zat aditif bagi balita,pengaruh zat adiktif terhadap makanan,penggunan zat aditif bahan pangan,penyakit akibat mengkomsumsi zat aditif berlebihan,semua tentang zat adiktif,resiko zat adiktif bagi ibu dan janin,resiko konsumsi bahan aditif,permasalahan penambahan zat aditif pada makanan jajan,Perkembangan zat aditif,penyebab mengkonsumsi zat aditif berlebihan

Komentar
0 Komentar